Bagaimana Cara Mengendalikan Amarah?

Aplikasi Haji dan Umroh dari MuslimPergi sangat praktis dalam mencukupi kebutuhan ibadah umat muslim tersebut. Ada begitu banyak fasilitas yang ditawarkan oleh aplikasi ini mulai dari pendaftaran paket, melihat kursi tersedia, tracking jamaah sampai mengetahui fee agen travel.

Ayo, unduh MuslimPergi sekarang juga! Dan dapatkan kemudahan dalam mempersiapkan ibadah Haji dan Umroh.

Ketika marah sebaiknya Anda jangan melakukan pekerjaan maupun mengambil keputusan apapun. Pasti hal tersebut hanya akan membuat diri Anda menyesal. Marah juga bisa memicu banyak dampak negatif yang merugikan. Untuk itu, cobalah cari tahu cara mengendalikan amarah dengan baik. 
Hindari hal-hal yang bisa menyebabkan Anda marah. Bahkan termasuk pertengkaran-pertengkaran kecil antar teman, kerabat, keluarga dan pasangan hati. Jika sudah marah, pasti tingkah akan menjadi semakin tidak terarah. Untuk itu, mengendalikan amarah adalah hal yang wajib dilakukan.

Apa Saja Cara Mengendalikan Amarah? 

Setiap orang pasti pernah merasa ingin marah. Akan tetapi, saat tahu marah hanya dapat menimbulkan dampak negatif saja maka sebaiknya Anda berusaha untuk mengendalikannya. Cara mengendalikan amarah juga cukup simpel dan bisa Anda lakukan dengan baik.

1.Berpikirlah sebelum berbicara 

Biasakan untuk berpikir terlebih dahulu sebelum berbicara. Termasuk ketika Anda sedang marah. Bersikaplah setenang mungkin saat sedang marah. Barulah ketika Anda sudah merasa baikan, maka bisa segera mengekspresikan kemarahan tersebut dengan cara yang lebih tenang. 

2.Hindari menyimpan dendam 

Dendam hanya akan memicu amarah apabila Anda mengingatnya kembali. Untuk itu, hindarilah menyimpan dendam. Alih-alih menyimpan dendam sebaiknya Anda membiasakan diri untuk memaafkan kesalahan orang lain. Redam sakit hati dan dendam Anda dengan cara memaafkan. 

3.Tonton hiburan untuk tertawa 

Tertawa bisa mengurangi amarah. Tontonan yang penuh humor atau candaan akan mampu membantu Anda menghadapi segala hal yang memicu amarah. Senyum dan emosi yang positif akan menjadikan Anda terbebas dari sikap marah. 

4.Lakukan relaksasi 

Upaya lain yang bisa mengendalikan amarah Anda ialah dengan melakukan relaksasi. Lakukan dengan cara sederhana seperti deep breathing. Bayangkan situasi yang tenang untuk mengkondisikan pikiran dan hati Anda agar jauh lebih baik. 

5.Terapkan pola hidup sehat 

Tahukah Anda bahwa sejatinya olahraga dan sejumlah aktivitas fisik lainnya juga bisa menjadi cara untuk mengendalikan amarah. Saat melakukan kegiatan semacam itu, maka amarah Anda akan hilang terbawa dengan asyiknya melakukan kegiatan fisik tersebut. Maka dari itu, mulailah melakukan olahraga saat ini. 

Hal-Hal yang Harus Dihindari Ketika Marah 

Setelah tahu bagaimana cara mengendalikan amarah, maka berikutnya Anda juga harus tahu tentang hal-hal apa saja yang mesti dihindari ketika sedang marah. Tidak jarang masih banyak orang yang justru mengerjakan hal-hal yang harus dihindari ketika marah. 

1.Tidur 

Saat marah hindari tidur. Alih-alih tidur saat marah, justru Anda bisa coba menenangkan diri dengan duduk atau melakukan jalan-jalan kecil. Hal tersebut terbukti sangat efektif guna menetralisir amarah. Jika marah lalu tidur maka hal tersebut justru bisa semakin membuat Anda kian kesal. 

2.Menyetir 

Ketika sedang marah hindarilah menyetir atau membawa kendaraan bermotor lainnya. Hal tersebut bisa memicu hal berbahaya. Pengemudi atau pengendara yang marah saat melajukan kendaraannya memiliki potensi tinggi untuk mengalami kecelakaan di jalanan. 

3.Berdebat 

Hindari juga berdebat ketika sedang marah. Berdebat saat marah hanya akan membawa sakit hati. Misalnya, dengan mengeluarkan kata-kata kasar kepada lawan debat. Pastinya nanti Anda akan merasa menyesal setelah berdebat sambil marah-marah. 

Untuk apa sih marah? Marah hanya akan memberikan dampak negatif saja. Untuk itu cobalah untuk mencari tahu bagaimana cara mengendalikan amarah dengan baik.

Tag: mengendalikan marah, hal yang dihindari ketika marah

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *